Tukang Bangunan Cirebon
Tukang Bangunan Cirebon
  • Home
  • Pengalaman
  • Gallery
  • Pekerjaan
    • Bangun Rumah
    • Renovasi
      • Perbaikan Tembok
      • Pengecatan
      • Perbaikan Atap
      • Perbaikan Pagar
      • Perbaikan Plafon
    • Baja Ringan
    • Pembuatan Taman
  • Hubungi Kami

Bangun Rumah

Baja Ringan

Renovasi

Untuk membangun rumah yang bagus memerlukan banyak bahan bangunan yang bagus pula. Setiap bahan perlu diperhatikan kualitasnya, mulai dari pasir, batu bata, semen, dan sebagainya. Pasir yang bagus untuk bangun rumah adalah pasir yang apabila digenggam lalu dilepaskan mudah pecah dan bertebaran. Jika pasir menggumpal maka kandungan lumpurnya masih cukup tinggi dan masih harus dibersihkan lumpurnya jika ingin digunakan.

Jenis-jenis Pasir

Ada banyak jenis pasir yang beredar di pasaran. Tiap pasir memiliki sifat yang berbeda dan kegunaan yang berbeda pula untuk bangunan. Berikut ini adalah beberapa jenis pasir yang ada.

Pasir Mundu

Pasir mundu ini adalah jenis pasir yang paling banyak dijumpai di pasaran. Harganya yang murah dan ketersediaannya yang banyak, membuat pasir ini seringkali digunakan untuk bangun rumah. Tekstur pasir mundu ini lebih keras dan kasar dibandingkan pasir jenis lainnya. Pasir ini biasanya digunakan untuk memasang bata dan plester.

Pasir Beton

Pasir beton adalah pasir yang sering digunakan untuk pengecoran membuat beton. Pasir ini berwarna hitam, mudah pecah, dan bertebaran. Teksturnya sangat halus sehingga seringkali dijadikan untuk plesteran.

Pasir Cokelat Belitung

Pasir cokelat Belitung ini punya tekstur yang halus sehingga tidak perlu diayak dulu sebelum digunakan. Harga pasir ini juga tergolong terjangkau.

Pasir Urug

Pasir yang satu ini lebih variatif dan teksturnya cenderung kasar. Pasir urug biasanya terdiri dari pasir sisa ayakan, pasir sedot, pasir cuci, dan sejenisnya. Pasir ini digunakan untuk menyebar beban permukaan tanah.

Pasir Pasang

Pasir pasang memiliki tekstur yang halus. Hanya saja pasir ini ketika dikepal akan menggumpal. Berbeda dengan pasir beton yang lebih mudah menyebar dan pecah. Pasir pasang ini juga digunakan untuk memplester, dicampur dengan semen untuk perekat bata, dan membuat pondasi.

Pasir Putih Rangkas

Pasir ini punya tekstur yang lembut dan berwarna abu-abu. Namun, Sahabat harus mengayaknya terlebih dulu jika ingin digunakan.

Pasir Putih Bangka

Pasir ini berwarna putih dan halus teksturnya. Sehingga Sahabat tidak perlu mengayaknya. Sahabat bisa langsung menggunakannya untuk memplester.

Pasir Putih Lampung

Pasir putih Lampung harganya lebih terjangkau dibandingkan dengan pasir putih Bangka. Kualitas pasir ini bagus dan halus teksturnya. Pasir ini tidak benar-benar berwarna putih seperti pasir putih Bangka. Kadang ada yang agak kekuningan dan kecokelatan.

Pasir Plester

Jenis pasir yang satu ini sangat halus teksturnya, namun ternyata tetap harus diayak sebelum digunakan memplester.

Ciri-ciri Pasir yang Bagus

Ada beberapa ciri-ciri pasir yang bagus menurut standar SNI. Apa saja itu?

  1. Pasir memiliki indeks kekerasan di bawah 2.2. Butirannya tajam dan keras.
  2. Pasir tidak mudah hancur. Ketika diuji dengan Natrium Sulfat bagian yang hancur maksimal 12% saja. Ketika diuji dengan Magnesium Sulfat yang hancur maksimal 10% saja.
  3. Pasir tidak mengandung lumpur lebih dari 5%. Sahabat bisa mencucinya terlebih dulu jika kandungan lumpur dalam pasir lebih dari 5%.
  4. Pasir tidak terlalu banyak mengandung banyak bahan organik.
  5. Susuran pasir harus beraneka ragam.
  6. Pasir memiliki reaksi negatif terhadap golongan alkali agar saat digunakan untuk membuat beton menjadi awet.
  7. Pasir laut tidak boleh digunakan untuk campuran beton kecuali memang yang sudah direkomendasikan oleh lembaga pemerintah.
  8. Untuk memplester, lebih baik menggunakan pasir pasang.

Ternyata urusan memilih pasir bukan hal yang mudah yah Sahabat. Harus tahu jenisnya terlebih dahulu dan ciri-ciri pasir yang bagus agar bangunan tetap awet.

Sumber : https://daihatsu.co.id/tips-and-event/tips-sahabat/detail-content/jenis-dan-ciri-ciri-pasir-yang-bagus-untuk-bangun-rumah/

Secara umum, pondasi merupakan struktur bangunan yang letaknya berada di bagian paling bawah dan berguna untuk menopang beban seluruh struktur bangunan. Sebelum merencanakan pembangunan sebuah rumah atau tipe bangunan lainnya. Sangat penting untuk mengenal terlebih dahulu berbagai jenis pondasi bangunan yang kuat, kokoh, dan sering digunakan untuk mendukung konstruksi.

Seperti yang sudah diketahui bersama bahwa Indonesia merupakan wilayah yang rawan akan terjadinya bencana alam salah satunya seperti gempa bumi. Oleh sebab itu, menggunakan pondasi yang kuat dan kokoh sangat diperlukan dalam membuat sebuah kontruksi bangunan. Sebagaimana yang telah disebutkan di dalam peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 29/PRT/M/2006 tentang Pedoman Persyaratan Teknis Bangunan Gedung, di dalamnya memuat mengenai persyaratan struktur bangunan gedung sesuai dengan tipe yang akan dibangun.

Persyaratan tersebut mencakup bahwa bangunan gedung haruslah dibuat dengan struktur yang kuat, kokoh, dan stabil untuk menahan seluruh beban bangunan. Dalam menentukan apakah konstruksi bangunan tersebut sudah memenuhi keandalan sebuah bangunan atau belum. Diperlukan pemeriksaan secara berkala yang dilakukan oleh tim pengkaji teknis bangunan, agar dapat diketahui bahwa konstruksi bangunan tersebut sudah laik fungsi untuk dikerjakan.

Setiap jenis pondasi bangunan akan disesuaikan dengan tipe yang akan dibangun. Dengan mengetahui fungsi dan kegunaan dari pondasi bangunan akan mudahkan Anda sebagai pekerja konstruksi. Karena bisa dengan mudah menentukan jenis pondasi yang sesuai untuk menahan beban kontruksi bangunanan yang akan dibangun.

Jenis Pondasi Bangunan

Dalam dunia konstruksi jenis pondasi bangunan dibagi menjadi 2 yaitu, pondasi dalam dan pondasi dangkal. Setiap jenis pondasi tersebut juga memiliki jenis-jenis turunannya dan digunakan sesuai dengan kebutuhan dari tipe bangunan. 

Sebelum benar-benar memutuskan untuk membuat pondasi bangunan. Hal pertama yang dilakukan adalah melakukan survei untuk mengukur struktur tanah dari tempat proyek konstruksi yang akan dikerjakan. Sehingga pondasi yang dipilih sesuai dan tepat dalam penggunaannya.

Jenis Pondasi Dalam

Pondasi dalam biasanya digunakan untuk bangunan yang berdiri di lokasi permukaan tanah tertentu. Selain itu pondasi dalam ini juga dipasang dengan kedalaman lebih dari 3 meter ke dalam lapisan tanah. Penggunaan jenis pondasi bangunan ini juga diterapkan untuk bangunan yang memiliki ukuran yang lebar. Jenis dari pondasi dalam ini meliputi:

1. Pondasi Tiang Pancang

Pondasi tiang pancang merupakan salah satu jenis pondasi bangunan yang masuk dalam kategori pondasi dalam. Saat ini pondasi ini digunakan sebagai pondasi untuk pembangunan bangunan dalam skala kecil maupun besar. Pondasi tiang pancang dikenal sebagai pondasi yang memiliki daya tahan yang lama. Karena kerangka dari pondasi ini dapat menghindari karat hingga pelapukan yang terjadi di dalam tanah.

Dari segi harga, pondasi tiang pancang memang terbilang cukup mahal. Namun jika dilihat dari kekuatan bahannya yang kokoh, maka akan setimpal dengan biaya yang dikeluarkan. Ada beberapa macam dari pondasi tiang pancang ini, yakni tiang pancang kayu, tiang pancang beton, hingga tiang pancang baja.

2. Pondasi Bore Pile

Jenis pondasi dalam selanjutnya adalah pondasi bore pile. Pondasi bore pile merupakan sebuah pondasi yang memiliki bentuk layaknya sebuah tabung panjang yang kemudian ditancapkan ke dalam tanah. Biasanya jenis pondasi bangunan ini difungsikan untuk menjaga kestabilan bangunan bertingkat maupun bangunan yang berlokasi di area sekitar lereng.

Kelebihan dari penggunaan pondasi ini adalah pada saat pemasangan sedang berlangsung, pondasi ini tidak mengeluarkan suara yang bising. Selain itu penggunaannya juga tidak akan mengalami pergeseran, meskipun struktur tanah bergelombang.

3. Pondasi Piers

Pondasi piers ini digunakan untuk meneruskan beban berat dari stuktur bangunan. Biasanya pondasi ini dipasang dengan cara menggali tanah dengan kedalaman yang sudah ditentukan, barulah kemudian pondasi ini ditancapkan ke dalam tanah yang sudah digali sebelumnya. Biasanya pondasi ini dibuat dari bahan beton precast, yang nantinya balok beton diafragma akan mengikuti ukuran dari tinggi pondasi yang sudah diperhitungkan.

4. Pondasi Sumuran

Menggunakan dua kombinasi prinsip pembuatan antara pondasi dangkal dan pondasi tiang pancang. Dinamakan pondasi sumuran karena pembangunan dilakukan dengan cara membuat beberapa sumur sesuai dengan tipe kontruksi bangunan. Untuk membuat pondasi sumuran semakin kokoh diisi dengan tiang beton sebagai penahan utamanya.

Pondasi sumuran merupakan salah satu pondasi dalam yang banyak diaplikasikan pada bangunan di Indonesia. Karena sangat cocok dan pas digunakan pada tempat-temapat yang mengandung struktur tanah keras dan terletak di kedalaman lebih dari 3 meter.

5. Pondasi Basement

Basement adalah sebuah tingkat atau beberapa tingkat dari bangunan yang keseluruhan atau sebagian terletak di bawah tanah. Pembuatan basement  dibuat sebagai usaha untuk mengoptimalkan penggunaan lahan yang semakin terbatas dan mahal. Inilah yang menjadi fungsi dari penggunaan pondasi basement untuk menahan beban bangunan  secara baik. 

Pondasi basement terdiri dari tiga bagian penting yaitu,  metode konstruksi, retaining wall, dan dewatering. Setiap bangian memiliki fungsinya masing-masing untuk membuat pondasi basement dapat menahan dan mendistribusikan beban dengan baik. Sehingga tetap kokoh dan kuat dalam menahan beban bangunan secara meyeluruh. Karena pada bagian dasarnya terdapat ruang kosong (basement) dan hanya di tahan oleh tiang pondasi dan retaining wall.

Jenis Pondasi Dangkal

Untuk pondasi dangkal ini biasanya digunakan pada bangunan yang memiliki struktur bangunan yang tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu berat. Umumnya pondasi dangkal ini difungsikan untuk pembuatan hunian tempat tinggal yang tidak memiliki beban yang berat. Penggunaan pondasi ini diterapkan di jenis tanah yang permukaannya bersifat stabil. Untuk kedalaman pemasangannya juga tidak lebih dari 3 meter. Jenis dari pondasi dangkal meliputi:

6. Pondasi Memanjang

Pondasi memanjang atau juga dikenal dengan pondasi jalur merupakan jenis pondasi dangkal yang berfungsi untuk mendukung beban bangunan yang berbentuk memanjang. Jenis pondasi ini secara umum dibuat dalam bentuk memanjang baik itu berbentuk persegi panjang, persegi, maupun trapesium. Bahan yang biasa digunakan untuk membuat pondasi ini adalah cor beton tanpa tulang, pecahan batu, serta batu kali.

7. Pondasi Raft

Pondasi memanjang atau juga dikenal dengan pondasi jalur merupakan jenis pondasi dangkal yang berfungsi untuk mendukung beban bangunan yang berbentuk memanjang. Jenis pondasi ini secara umum dibuat dalam bentuk memanjang baik itu berbentuk persegi panjang, persegi, maupun trapesium. Bahan yang biasa digunakan untuk membuat pondasi ini adalah cor beton tanpa tulang, pecahan batu, serta batu kali.

8. Pondasi Setempat

Pondasi setempat biasanya digunakan untuk menahan kolom yang ada di bangunan bertingkat. Jenis pondasi ini hanya digunakan untuk menahan bagian kolom saja, sedangkan untuk bagian dinding-dindingnya menggunakan balok, ataupun sloof pengikat. Pondasi setempat ini digunakan sebagai struktur utama pada bangunan yang bertingkat.

9. Pondasi Sarang Laba-Laba

Pondasi sarang laba-laba merupakan jenis pondasi yang masuk ke dalam pondasi dangkal. Jenis pondasi ini memiliki bentuk yang mirip dengan sarang dari laba-laba, yakni memiliki bentuk jaring-jaring yang melingkar. Pondasi ini memanfaatkan tanah sebagai kekuatan untuk struktur pondasinya.

10. Pondasi Tapak

Bangunan yang dibuat dengan bentuk melingkar atau bulat, biasanya akan menggunakan pondasi tapak ini. Namun ada juga bangunan yang memiliki bentuk persegi menggunakan jenis pondasi ini. Pondasi ini difungsikan untuk menopang titik beban tunggal yang ada pada bangunan. Jenis pondasi ini juga cocok digunakan untuk lokasi yang memiliki permukaan tanah yang lunak.

Penggunaan jenis pondasi yang kokoh memiliki tujuan untuk menjaga keselamatan bagunanan dan penguhuninya. Sesuai dengan peraturan yang terdapat di dalam Undang-Undang RI Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung, mengenai tolok ukur keandalan sebuah bangunan gedung. Bangunan gedung haruslah meliputi empat aspek yakni aspek keselamatan, aspek kesehatan, aspek kenyamanan, dan aspek kemudahan.

Sumber : https://eticon.co.id/jenis-pondasi-bangunan/

Dalam proses pembangunan rumah atau bangunan biasanya menggunakan bata merah sebagai bahan pengisi dinding untuk diberbagai bangunan . hingga saat ini lagi bahan material ini masih menjadi favorit masyarakat kebanyakan walaupun sudah banyak gempuran teknologi sipil dengan berbagai rekayasa konstruksi seperti salah satunya bata ringan. Itu sudah menjadi hal yang wajar, bata merah masih lebih banyak digunakan karena sudah teruji kekuatannya dari pada bata ringan,, dan untuk mendapatkan bata merah sangat mudah ditemukan .

Bata merah memiliki ukuran 24x12x6 cm cukup murah dan mudah ditemukan, bata konvensional ini memiliki bahan dasar berupa tanah liat (lempung), dimana dalam proses pembuatannya biasanya masih dilakukan secara tradisional (manual) .Karena pembuatan bata yang manual itu, untuk ukuran maupun bentuk tekstur dari bata merah tersebut sering tidak sama persis atau tidak presisi. Meskipun begitu karena memang berada didalam dinding, kadang hal ini tidak menjadi masalah.

Di zaman yang seraba canggih ini, teknologi sipil pun terus berkembang untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi. Atas latar belakang tersebut, diciptakannya bata ringan. Bata ringan merupakan material yang hampir sama / menyerupai beton dan memiliki sifat kuat, tahan air dan api, awet (durabel) yang diproses dan dibuat di pabrik menggunakan mesin. Sesuai namanya bata ini cukup ringan, halus, serta memiliki tingkat kerataan yang baik.

Bata hebel atau sering disebut ‘bata ringan’ adalah jenis batu-bata dengan dengan bahan yang terkandung didalam antara lain campuran dari pasir, semen, kimia busa, gypsum, kapur pasta aluminium serta air. bata ini sering dipakai sebagai pondasi dasar pembuatan dinding untuk berbagai pembangunan seperti hotel, perkantoran, apartemen hingga rumah.

pembuatannya telah menggunakan mesin modern menjadikan jenis bata ini semakin diminati baik oleh masyarakat maupun pihak developer. hal ini karena bata hebel  memiliki harga yang cukup terjangkau serta bobotnya yang ringan, tentu proses pembangunan dapat dilakukan dengan lebih efisien dengan bata jenis ini.

Untuk lebih mengetahui apa saja kelebihan dan kekurangan dari bata merah dan bata ringan, berikut rangkumkan untuk Anda :

A. BATA MERAH

+ Kelebihan Bata Merah

  • Untuk memasangnya tidak memerlukan keahlian khusus .
  • Bentuk dan ukurannya yang kecil sehingga memudahkan untuk pengangkutan.
  • Bentuknya yang kecil memudahkan untuk membuatbidang yang kecil
  • Harganya
  • Untuk memperolehnya mudah karena banyak yang menjual.
  • Untuk merekatkannya tidak perlu perekat
  • Tahan terhapat panas, sehingga dapat menjadi perlindungan terhadap api

– Kekurangan Bata Merah

  • Untuk membuat susunan pasangan bata yang rapi biasanya agak sulit.
  • Karena strukturnya yang  dapat menyerap panas pada musim panas dan menyerap dingin pada musim dingin, menjadikan suhu ruangan tidak stabil.
  • Karena ukuran siarnya besar-besar cenderung boros dalam penggunaan material perekatnya.
  • Karena proses produksinya manual membuat kualitas yang kurang beragam dan juga ukuran yang jarang sama membuat waste-nya dapat lebih banyak.
  • Karena bentuknya tidak presisi membuat dinding kurang rapi, maka dibutuhkan pelsteran yang cukup tebal untuk menghasilkan dinding yang cukup rata.
  • Memakan waktu pemasanganyang biasanya lebih lama.
  • Bata merah cukup berat, sehingga cukup membebani struktur yang menopangnya.

 

B. BATA RINGAN

+Kelebihan Bata Ringan

  • Memiliki bentuk, ukuran dan kualitas yang seragam sehingga dapat menghasilkan dinding yang rapi.
  • Dapat menghemat penggunaan perekat karena tidak memerlukan siar yang tebal.
  • Beban struktur lebih kecil karena lebih ringan dari pada bata biasa  sehingga memudahkan dalam proses pengangkutannya.
  • Untuk waktu pelaksanaannya lebih cepat daripada pemakaian bata biasa.
  • Tidak memerlukan plesteran yang tebal, karena umumnya ditentukan hanya 2,5 cm saja.
  • Struktur kedap suara dan kedap air, sehingga kecil kemungkinan terjadinya rembesan air.
  • Kuat terhadap tekan yang tinggi sehingga mempunyai ketahanan yang baik terhadap gempa bumi.

– Kekurangan bata ringan

  • Karena ukurannya yang besar, untuk ukuran tanggung, membuang sisa cukup banyak.
  • Butuh perekat Biasanya digunakan semen instan, yang saat ini sudah tersedia di Supermarket Bahan Bangunan BJ Home Jogja.
  • Memerlukan keahlian khusus untuk memasangnya, karena jika tidak hasilnyasangat kelihatan tidak rapi.
  • Jika terkena air, maka untuk menjadi benar-benar kering dibutuhkan waktu yang lebih lama dari bata biasa. Kalau tetap dipaksakan diplester sebelum kering maka akan timbul bercak kuning pada plesterannya.
  • Harganyarelatif lebih mahal daripada bata merah.
  • Untuk mendapatkannya agak susah.
  • Hanya toko material besar yang menjual bata ringan ini dan penjualannya pun dalam volume besar.

Untuk lebih detilnya bisa saksikan video berikut untuk cara pemasangan bata ringan :

https://www.youtube.com/watch?v=ilQGeKLBjO0

 

KESIMPULAN

Bata ringan memiliki bobot ringan namun memerlukan biaya dan bahan yang cukup mahal, sedangkan untuk bata merah memiliki bobot lebih berat namun dengan biaya pekerjaannya murah.dari hal tersebut bisa ditarik kesimpulan bahwa untuk membangun bangunan rendah seperti rumah tinggal disarankan ada baiknya untuk menggunakan material bata merah saja, karena dapat menghemat pengeluaran untuk pekerjaan pemasangan dinding.

Sedangkan untuk proyek pembangunan bangunan tinggi disarankan lebih baik untuk memakai material bata ringan sebagai pasangan dinding, dikarenakan sifatnya yang ringan dapat mengurangi beban yang membebani konstuksi untuk bangunan gedung sehingga dapat mengurangi biaya yang dikeluarkan untuk struktur bangunan.

 

Sumber : https://www.qhomemart.com/blog/bata-ringan-jogja/


Bata ringan atau yang sering juga disebut dengan hebel merupakan suatu inovasi terbaru dari dunia konstruksi modern. Jika Anda sedang mendirikan bangunan, seringkali para pemborong menggunakan gabungan bata merah dan bata putih untuk membuat dinding. Penggunaan bata ringan ini tentunya bukan tanpa alasan, bata ringan atau hebel merupakan terobosan terbaru dalam bahan bangunan yang efisien dan ramah lingkungan.

Sesuai dengan namanya, bata ringan memiliki bobot yang lebih ringan dibanding bata merah biasa. Namun, jenis bata ini memiliki kekuatan struktural yang luar biasa. Dalam artikel ini kami akan membahas lebih jauh mengenai hebel, mulai dari definisi, kelebihan dan kekurangan, hingga harga bata ringan.

Bata ringan atau hebel adalah jenis bata yang terbuat dari adonan pasir, gypsum, semen, air, silika, batu kapur, serta aluminium bubuk. Material tersebut diawetkan dengan cara dipanaskan dan diberi tekanan tinggi. 

Hebel memiliki nilai ekonomisnya tersendiri karena dapat digunakan untuk bagian interior maupun eksterior ruangan. Bata ini menjadi populer dan banyak digunakan untuk rumah modern saat ini karena kelebihannya, mulai dari pemasangannya yang mudah hingga ketahanan yang kuat. Kelebihan lain dari bata ringan adalah manfaatnya terhadap lingkungan dan keberlanjutan. 

A. Kelebihan Bata Ringan

1. Ramah Lingkungan

Kelebihan pertama dari pemakaian hebel adalah sifatnya yang ramah lingkungan. Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, produksi bata ringan tidak memerlukan banyak bahan baku dan energi yang memberikan dampak positif bagi lingkungan.

Selain itu, hebelmampu membantu mengurangi konsumsi energi untuk pemanasan atau pendinginan ruangan sehingga bisa hemat energi untuk jangka panjang. Penggunaan hebel merupakan langkah dalam pemeliharaan lingkungan yang sehat dan upaya mendukung dunia dalam mengurangi jejak karbon.

2. Lebih Tahan Lama

Bata ringan merupakan inovasi terbaru pengganti bata merah. Tentu saja banyak hal yang di-upgrade dan salah satunya adalah ketahanannya. Ketika sudah selesai pemasangan, bata ringan memiliki umur yang lebih lama karena bahannya yang lebih tahan akan api, jamur, dan keretakan.

Bata ringan terbuat dari gabungan berbagai bahan yang memberikan sifat kokoh terbaik dalam bidangnya. Dalam beberapa kasus, hebel juga sering digunakan karena sifatnya yang kedap suara dan kedap tekanan yang tinggi. Oleh sebab itu, bata ringan lebih kuat menahan getaran gempa.

3. Bobot yang Ringan

Inovasi lain dari penggunaan hebel untuk rumah adalah bobotnya yang ringan. Dibandingkan bata merah, habel memiliki bobot yang jauh lebih ringan sehingga memudahkan dalam proses pemasangan. Bobotnya yang ringan ini juga membantu dalam proses pengiriman bahan dari toko bangunan ke rumah sehingga dapat mengurangi ongkos pengiriman. Meskipun memiliki bobot yang ringan, ketahanan hebel tetap menjadi alasan pemilik rumah menggunakan jenis bata ini.

4. Dapat Mengurangi Perubahan Suhu Ruangan yang Drastis

Material hebel memiliki keunikan karena dapat menyimpan suhu. Hal ini dapat mengurangi perubahan suhu ruangan yang drastis sehingga membuatnya menjadi tahan lama dan cocok untuk hampir segala ruangan.  

5. Ukurannya Cenderung Lebih Besar

Hebel sendiri memiliki ukuran yang cukup besar dibandingkan bata biasa. Anda dapat menemukan bata ringan dengan ukuran panjang 60 cm dan lebar 20 cm dengan tebal bervariasi mulai dari 7,5 cm sampai 20 cm. Dengan ukurannya yang besar ini, hebel banyak digunakan karena dapat mempersingkat waktu pengerjaan.

6. Memiliki Nilai Ekonomis Tersendiri

Salah satu kelebihan hebel yang membuat banyak pemborong menggunakan bahan ini adalah sisi ekonomisnya. Memang jika dibandingkan dengan bata merah, bata ringan cenderung lebih mahal. Namun jika dihitung-hitung, bata ringan yang mempunyai banyak kelebihan pada akhirnya membuat Anda lebih hemat untuk jangka panjang.

Contohnya adalah pada bobotnya yang ringan, hal ini memudahkan dalam proses pengiriman dan pemasangan sehingga dapat mengurangi banyak pengeluaran, seperti ongkos kirim dan biaya sewa jasa tukang.

Kokohnya hebel juga membuat dinding lebih tahan lama sehingga lebih hemat untuk jangka panjang. Ukurannya juga lebih besar dibandingkan bata merah sehingga pembelian bata dapat dikurangi serta mempercepat proses pemasangan.

 

B. Kekurangan Bata Ringan

1. Memerlukan Penanganan Ahli

Bata ringan merupakan inovasi bata yang unik dan tentunya memerlukan tenaga ahli dalam proses pemasangan. Salah satu kekurangannya adalah sifatnya yang rapuh selama proses pemasangan sehingga bata ringan harus dipasang menggunakan tenaga ahli.

2. Mudah Retak dan Lapuk

Meskipun bata ringan kuat menahan gempa, api, dan jamur, jenis bata ini tidak dapat menahan air terlalu banyak. Hal ini dikarenakan bahannya yang mudah menyerap air sehingga mudah retak dan lapuk.

 

C. Perbedaan Bata Ringan dengan Bata Merah

Bata ringan merupakan inovasi baru dari bata merah. Tentu saja dalam segi kualitas, hebel lebih baik dibandingkan bata merah. Akan tetapi, bata merah juga memiliki kelebihannya tersendiri yang tidak dimiliki hebel.

Salah satu yang paling mencolok adalah pada segi biaya. Bata merah cenderung lebih murah dibandingkan hebel. Dalam hal biaya, harga per 1 meter kubik kedua material sangat jauh berbeda. Harga satuan untuk bata merah mulai dari Rp650, sedangkan bata ringan dijual mulai dari Rp6.000.

Harga bata ringan atau hebel berbeda-beda tergantung dari merk dan tempat pembelian. Anda juga bisa membeli bata ringan secara online melalui marketplace yang umumnya ada minimal pembelian. Berikut ini kisaran harga hebel seperti dilansir dari hargabeton.com. Namun, perlu diketahui jika harga di bawah ini bersifat estimasi dan ilustrasi. Harga asli dapat Anda cek melalui marketplace atau toko bahan bangunan terdekat. 

NoJENIS BATU BATA                   UKURAN

                HARGA
1Bata Ringan hebel                       Per kubik

                Rp750.000 /m3
2Bata Ringan Voscon                    Per kubik

                Rp650-1000 /m3
3Bata Ringan                                 10x20x60 cm1 biji                Rp10.000 /Biji
4Bata Ringan                                 7,5x20x60 cm1 biji                Rp7.800 /Biji
5Bata Ringan                                 10x20x60 cmPer Kubik                Rp750.000 /m3
6Bata Ringan                                 7,5x20x60 cmPer Kubik                Rp585.000 /m3

Demikian informasi seputar bata ringan atau hebel yang dapat Anda gunakan saat renovasi rumah. Tak hanya membuat rumah lebih tahan lama, penggunaan hebel juga bisa meningkatkan harga rumah setelah Anda melakukan renovasi.

Sumber : https://pashouses.id/pages/panduan/living/bata-ringan/

 

Tidak bisa dipungkiri, memiliki hunian yang nyaman untuk tempat tinggal adalah impian dari semua orang. Untuk pertimbangan kenyamanan dalam pemilihan tempat tinggal sendiri selain akses dan lokasi, salah satu faktor yang membuat rumah menjadi nyaman adalah kualitas material bangunan. Contohnya saat pemasangan bagian atap rumah, untuk memasang atap tentunya dibutuhkan rangka atap yang kuat dan kokoh karena atap menjadi bagian paling penting untuk melindungi penghuni dari cuaca panas dan hujan. Saat ini produk baja ringan semakin banyak pilihan dipasaran dengan berbagai merek dan kualitas yang berbeda.

Untuk itu, sebelum membeli perhatikan dengan baik dan cermat tips berikut:

1. Mengecek Kualitas Baja Ringan

Kini banyak sekali macam baja ringan yang tersebar dipasaran seluruh Indonesia. Namun, baja ringan yang aman digunakan tentunya harus yang memiliki kualitas baik. Salah satunya dapat dilihat dari standar nilai tegangan tarikan.

Agar baja ringan kokoh menopang atap, nilai tegangan tarikan yang dimiliki baja ringan setidaknya 550 Mpa. Apabila nilai tegangan tarikan semakin kecil artinya tarikan yang dimiliki baja ringan semakin rendah. Hal ini berpengaruh pada kekuatan baja ringan tersebut dalam menopang beban.

2. Menyesuaikan Rangka Baja Ringan Dengan Jenis Atap

Material baja ringan memang memiliki berat yang ringan, sehingga dapat memudahkan tukang saat pemasangan. Meski begitu, bukan berarti rangka baja ringan hanya dapat digunakan untuk jenis atap galvalum saja. Dengan menggunakan rangka baja ringan, Anda juga bisa membuat berbagai variasi model atap sesuai keinginan. Hanya saja, Anda perlu menyesuaikan dengan beban yang ditopang baja ringan. Berbagai jenis atap bisa Anda pakai seperti genteng asbes, keramik, kaca, beton atau lainnya. Semakin berat bobot penutup atap, maka baja ringan yang Anda perlukan semakin banyak dengan tingkat ketebalan yang juga semakin tinggi.

3. Menyiapkan Jumlah Baja Ringan Yang Dibutuhkan

Hal ini menjadikan baja ringan lebih mudah dipasang dalam berbagai bentuk atap sebab lebih fleksibel. Meski begitu, apabila pemasangan baja ringan tidak tepat, dapat menyebabkan resiko melengkung dan bahkan rangka atap roboh. Maka dari itu, saat akan membangun rangka atap, siapkan kebutuhan baja ringan yang memadai dan lakukan perhitungan kebutuhan dengan baik, untuk menghindari resiko melengkung atau rubuh.

4. Memilih Baja Ringan Bergaransi

Pastikan baja ringan yang Anda pilih dapat memberikan garansi material dan juga menyatakan bahwa ketahanan baja ringan sudah diuji coba sesuai nilai tegangan tarikan.

Sumber : https://blkp.co.id/blogs/detail/tips-memilih-baja-ringan-yang-baik-dan-berkualitas

Beranda

ABOUT ME

Tukang Bangunan Cirebon merupakan kontraktor proyek bangunan yang sudah berpengalaman dan terpercaya. Hubungi Bapak Kusnadi (+62 821-2499-5071) bagi Anda yang ingin bekerjasama dengan kami.

SUBSCRIBE & FOLLOW

Harga Terjangkau
Kualitas Terjamin

tukangbangunancrb.88

Random Products

Copyright © Tukang Bangunan Cirebon. Designed by OddThemes