Untuk membangun rumah yang bagus
memerlukan banyak bahan bangunan yang bagus pula. Setiap bahan perlu
diperhatikan kualitasnya, mulai dari pasir, batu bata, semen, dan
sebagainya. Pasir yang bagus untuk bangun rumah
adalah pasir yang apabila digenggam lalu dilepaskan mudah pecah dan
bertebaran. Jika pasir menggumpal maka kandungan lumpurnya masih cukup
tinggi dan masih harus dibersihkan lumpurnya jika ingin digunakan.
Jenis-jenis Pasir
Ada
banyak jenis pasir yang beredar di pasaran. Tiap pasir memiliki sifat
yang berbeda dan kegunaan yang berbeda pula untuk bangunan. Berikut ini
adalah beberapa jenis pasir yang ada.
Pasir Mundu
Pasir
mundu ini adalah jenis pasir yang paling banyak dijumpai di pasaran.
Harganya yang murah dan ketersediaannya yang banyak, membuat pasir ini
seringkali digunakan untuk bangun rumah. Tekstur pasir mundu ini lebih
keras dan kasar dibandingkan pasir jenis lainnya. Pasir ini biasanya
digunakan untuk memasang bata dan plester.
Pasir Beton
Pasir
beton adalah pasir yang sering digunakan untuk pengecoran membuat
beton. Pasir ini berwarna hitam, mudah pecah, dan bertebaran. Teksturnya
sangat halus sehingga seringkali dijadikan untuk plesteran.
Pasir Cokelat Belitung
Pasir
cokelat Belitung ini punya tekstur yang halus sehingga tidak perlu
diayak dulu sebelum digunakan. Harga pasir ini juga tergolong
terjangkau.
Pasir Urug
Pasir
yang satu ini lebih variatif dan teksturnya cenderung kasar. Pasir urug
biasanya terdiri dari pasir sisa ayakan, pasir sedot, pasir cuci, dan
sejenisnya. Pasir ini digunakan untuk menyebar beban permukaan tanah.
Pasir Pasang
Pasir
pasang memiliki tekstur yang halus. Hanya saja pasir ini ketika dikepal
akan menggumpal. Berbeda dengan pasir beton yang lebih mudah menyebar
dan pecah. Pasir pasang ini juga digunakan untuk memplester, dicampur
dengan semen untuk perekat bata, dan membuat pondasi.
Pasir Putih Rangkas
Pasir ini punya tekstur yang lembut dan berwarna abu-abu. Namun, Sahabat harus mengayaknya terlebih dulu jika ingin digunakan.
Pasir Putih Bangka
Pasir
ini berwarna putih dan halus teksturnya. Sehingga Sahabat tidak perlu
mengayaknya. Sahabat bisa langsung menggunakannya untuk memplester.
Pasir Putih Lampung
Pasir
putih Lampung harganya lebih terjangkau dibandingkan dengan pasir putih
Bangka. Kualitas pasir ini bagus dan halus teksturnya. Pasir ini tidak
benar-benar berwarna putih seperti pasir putih Bangka. Kadang ada yang
agak kekuningan dan kecokelatan.
Pasir Plester
Jenis pasir yang satu ini sangat halus teksturnya, namun ternyata tetap harus diayak sebelum digunakan memplester.
Ciri-ciri Pasir yang Bagus
Ada beberapa ciri-ciri pasir yang bagus menurut standar SNI. Apa saja itu?
Pasir memiliki indeks kekerasan di bawah 2.2. Butirannya tajam dan keras.
Pasir
tidak mudah hancur. Ketika diuji dengan Natrium Sulfat bagian yang
hancur maksimal 12% saja. Ketika diuji dengan Magnesium Sulfat yang
hancur maksimal 10% saja.
Pasir tidak mengandung lumpur lebih
dari 5%. Sahabat bisa mencucinya terlebih dulu jika kandungan lumpur
dalam pasir lebih dari 5%.
Pasir tidak terlalu banyak mengandung banyak bahan organik.
Susuran pasir harus beraneka ragam.
Pasir memiliki reaksi negatif terhadap golongan alkali agar saat digunakan untuk membuat beton menjadi awet.
Pasir laut tidak boleh digunakan untuk campuran beton kecuali memang yang sudah direkomendasikan oleh lembaga pemerintah.
Untuk memplester, lebih baik menggunakan pasir pasang.
Ternyata
urusan memilih pasir bukan hal yang mudah yah Sahabat. Harus tahu
jenisnya terlebih dahulu dan ciri-ciri pasir yang bagus agar bangunan
tetap awet.
Secara umum, pondasi merupakan struktur bangunan yang letaknya berada
di bagian paling bawah dan berguna untuk menopang beban seluruh
struktur bangunan. Sebelum merencanakan pembangunan sebuah rumah atau
tipe bangunan lainnya. Sangat penting untuk mengenal terlebih dahulu
berbagai jenis pondasi bangunan yang kuat, kokoh, dan sering digunakan
untuk mendukung konstruksi.
Seperti yang sudah diketahui bersama bahwa Indonesia merupakan
wilayah yang rawan akan terjadinya bencana alam salah satunya seperti
gempa bumi. Oleh sebab itu, menggunakan pondasi yang kuat dan kokoh
sangat diperlukan dalam membuat sebuah kontruksi bangunan. Sebagaimana
yang telah disebutkan di dalam peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor
29/PRT/M/2006 tentang Pedoman Persyaratan Teknis Bangunan Gedung, di
dalamnya memuat mengenai persyaratan struktur bangunan gedung sesuai dengan tipe yang akan dibangun.
Persyaratan tersebut mencakup bahwa bangunan gedung haruslah dibuat
dengan struktur yang kuat, kokoh, dan stabil untuk menahan seluruh beban
bangunan. Dalam menentukan apakah konstruksi bangunan tersebut sudah
memenuhi keandalan sebuah bangunan atau belum. Diperlukan pemeriksaan
secara berkala yang dilakukan oleh tim pengkaji teknis bangunan, agar dapat diketahui bahwa konstruksi bangunan tersebut sudah laik fungsi untuk dikerjakan.
Setiap jenis pondasi bangunan akan disesuaikan dengan tipe yang akan
dibangun. Dengan mengetahui fungsi dan kegunaan dari pondasi bangunan
akan mudahkan Anda sebagai pekerja konstruksi. Karena bisa dengan mudah
menentukan jenis pondasi yang sesuai untuk menahan beban kontruksi
bangunanan yang akan dibangun.
Jenis Pondasi Bangunan
Dalam dunia konstruksi jenis pondasi bangunan dibagi menjadi 2 yaitu,
pondasi dalam dan pondasi dangkal. Setiap jenis pondasi tersebut juga
memiliki jenis-jenis turunannya dan digunakan sesuai dengan kebutuhan
dari tipe bangunan.
Sebelum benar-benar memutuskan untuk membuat pondasi bangunan. Hal
pertama yang dilakukan adalah melakukan survei untuk mengukur struktur
tanah dari tempat proyek konstruksi yang akan dikerjakan. Sehingga
pondasi yang dipilih sesuai dan tepat dalam penggunaannya.
Jenis Pondasi Dalam
Pondasi dalam biasanya digunakan untuk bangunan yang berdiri di
lokasi permukaan tanah tertentu. Selain itu pondasi dalam ini juga
dipasang dengan kedalaman lebih dari 3 meter ke dalam lapisan tanah.
Penggunaan jenis pondasi bangunan ini juga diterapkan untuk bangunan
yang memiliki ukuran yang lebar. Jenis dari pondasi dalam ini meliputi:
1. Pondasi TiangPancang
Pondasi tiang pancang merupakan salah satu jenis pondasi bangunan
yang masuk dalam kategori pondasi dalam. Saat ini pondasi ini digunakan
sebagai pondasi untuk pembangunan bangunan dalam skala kecil maupun
besar. Pondasi tiang pancang dikenal sebagai pondasi yang memiliki daya
tahan yang lama. Karena kerangka dari pondasi ini dapat menghindari
karat hingga pelapukan yang terjadi di dalam tanah.
Dari segi harga, pondasi tiang pancang memang terbilang cukup mahal.
Namun jika dilihat dari kekuatan bahannya yang kokoh, maka akan setimpal
dengan biaya yang dikeluarkan. Ada beberapa macam dari pondasi tiang
pancang ini, yakni tiang pancang kayu, tiang pancang beton, hingga tiang
pancang baja.
2.Pondasi Bore Pile
Jenis pondasi dalam selanjutnya adalah pondasi bore pile. Pondasi bore pile
merupakan sebuah pondasi yang memiliki bentuk layaknya sebuah tabung
panjang yang kemudian ditancapkan ke dalam tanah. Biasanya jenis pondasi
bangunan ini difungsikan untuk menjaga kestabilan bangunan bertingkat
maupun bangunan yang berlokasi di area sekitar lereng.
Kelebihan dari penggunaan pondasi ini adalah pada saat pemasangan
sedang berlangsung, pondasi ini tidak mengeluarkan suara yang bising.
Selain itu penggunaannya juga tidak akan mengalami pergeseran, meskipun
struktur tanah bergelombang.
3. Pondasi Piers
Pondasi piers ini digunakan untuk meneruskan beban berat dari stuktur
bangunan. Biasanya pondasi ini dipasang dengan cara menggali tanah
dengan kedalaman yang sudah ditentukan, barulah kemudian pondasi ini
ditancapkan ke dalam tanah yang sudah digali sebelumnya. Biasanya
pondasi ini dibuat dari bahan beton precast, yang nantinya balok beton
diafragma akan mengikuti ukuran dari tinggi pondasi yang sudah
diperhitungkan.
4. Pondasi Sumuran
Menggunakan dua kombinasi prinsip pembuatan antara pondasi dangkal
dan pondasi tiang pancang. Dinamakan pondasi sumuran karena pembangunan
dilakukan dengan cara membuat beberapa sumur sesuai dengan tipe
kontruksi bangunan. Untuk membuat pondasi sumuran semakin kokoh diisi
dengan tiang beton sebagai penahan utamanya.
Pondasi sumuran merupakan salah satu pondasi dalam yang banyak
diaplikasikan pada bangunan di Indonesia. Karena sangat cocok dan pas
digunakan pada tempat-temapat yang mengandung struktur tanah keras dan
terletak di kedalaman lebih dari 3 meter.
5. Pondasi Basement
Basement adalah sebuah tingkat atau beberapa tingkat dari bangunan
yang keseluruhan atau sebagian terletak di bawah tanah. Pembuatan
basement dibuat sebagai usaha untuk mengoptimalkan penggunaan lahan
yang semakin terbatas dan mahal. Inilah yang menjadi fungsi dari
penggunaan pondasi basement untuk menahan beban bangunan secara baik.
Pondasi basement terdiri dari tiga bagian penting yaitu, metode
konstruksi, retaining wall, dan dewatering. Setiap bangian memiliki
fungsinya masing-masing untuk membuat pondasi basement dapat menahan dan
mendistribusikan beban dengan baik. Sehingga tetap kokoh dan kuat dalam
menahan beban bangunan secara meyeluruh. Karena pada bagian dasarnya
terdapat ruang kosong (basement) dan hanya di tahan oleh tiang pondasi
dan retaining wall.
Jenis Pondasi Dangkal
Untuk pondasi dangkal ini biasanya digunakan pada bangunan yang
memiliki struktur bangunan yang tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu
berat. Umumnya pondasi dangkal ini difungsikan untuk pembuatan hunian
tempat tinggal yang tidak memiliki beban yang berat. Penggunaan pondasi
ini diterapkan di jenis tanah
yang permukaannya bersifat stabil. Untuk kedalaman pemasangannya juga
tidak lebih dari 3 meter. Jenis dari pondasi dangkal meliputi:
6. Pondasi Memanjang
Pondasi memanjang atau juga dikenal dengan pondasi jalur merupakan
jenis pondasi dangkal yang berfungsi untuk mendukung beban bangunan yang
berbentuk memanjang. Jenis pondasi ini secara umum dibuat dalam bentuk
memanjang baik itu berbentuk persegi panjang, persegi, maupun trapesium.
Bahan yang biasa digunakan untuk membuat pondasi ini adalah cor beton
tanpa tulang, pecahan batu, serta batu kali.
7. Pondasi Raft
Pondasi memanjang atau juga dikenal dengan pondasi jalur merupakan
jenis pondasi dangkal yang berfungsi untuk mendukung beban bangunan yang
berbentuk memanjang. Jenis pondasi ini secara umum dibuat dalam bentuk
memanjang baik itu berbentuk persegi panjang, persegi, maupun trapesium.
Bahan yang biasa digunakan untuk membuat pondasi ini adalah cor beton
tanpa tulang, pecahan batu, serta batu kali.
8. Pondasi Setempat
Pondasi setempat biasanya digunakan untuk menahan kolom yang ada di
bangunan bertingkat. Jenis pondasi ini hanya digunakan untuk menahan
bagian kolom saja, sedangkan untuk bagian dinding-dindingnya menggunakan
balok, ataupun sloof pengikat. Pondasi setempat ini digunakan sebagai
struktur utama pada bangunan yang bertingkat.
9. Pondasi Sarang Laba-Laba
Pondasi sarang laba-laba merupakan jenis pondasi yang masuk ke dalam
pondasi dangkal. Jenis pondasi ini memiliki bentuk yang mirip dengan
sarang dari laba-laba, yakni memiliki bentuk jaring-jaring yang
melingkar. Pondasi ini memanfaatkan tanah sebagai kekuatan untuk
struktur pondasinya.
10. Pondasi Tapak
Bangunan yang dibuat dengan bentuk melingkar atau bulat, biasanya
akan menggunakan pondasi tapak ini. Namun ada juga bangunan yang
memiliki bentuk persegi menggunakan jenis pondasi ini. Pondasi ini
difungsikan untuk menopang titik beban tunggal yang ada pada bangunan.
Jenis pondasi ini juga cocok digunakan untuk lokasi yang memiliki
permukaan tanah yang lunak.
Penggunaan jenis pondasi yang kokoh memiliki tujuan untuk menjaga
keselamatan bagunanan dan penguhuninya. Sesuai dengan peraturan yang
terdapat di dalam Undang-Undang RI Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan
Gedung, mengenai tolok ukur keandalan sebuah bangunan gedung. Bangunan
gedung haruslah meliputi empat aspek yakni aspek keselamatan, aspek
kesehatan, aspek kenyamanan, dan aspek kemudahan.
Dalam proses pembangunan rumah atau bangunan biasanya menggunakan
bata merah sebagai bahan pengisi dinding untuk diberbagai bangunan .
hingga saat ini lagi bahan material ini masih menjadi favorit masyarakat
kebanyakan walaupun sudah banyak gempuran teknologi sipil dengan
berbagai rekayasa konstruksi seperti salah satunya bata ringan. Itu
sudah menjadi hal yang wajar, bata merah masih lebih banyak
digunakan karena sudah teruji kekuatannya dari pada bata ringan,, dan untuk mendapatkan bata merah sangat mudah ditemukan .
Bata merah memiliki ukuran 24x12x6 cm cukup murah dan mudah
ditemukan, bata konvensional ini memiliki bahan dasar berupa tanah liat
(lempung), dimana dalam proses pembuatannya biasanya masih dilakukan
secara tradisional (manual) .Karena pembuatan bata yang manual itu,
untuk ukuran maupun bentuk tekstur dari bata merah tersebut sering tidak
sama persis atau tidak presisi. Meskipun begitu karena memang berada
didalam dinding, kadang hal ini tidak menjadi masalah.
Di zaman yang seraba canggih ini, teknologi sipil pun terus
berkembang untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi dalam
pelaksanaan pekerjaan konstruksi. Atas latar belakang tersebut,
diciptakannya bata ringan.
Bata ringan merupakan material yang hampir sama / menyerupai beton dan
memiliki sifat kuat, tahan air dan api, awet (durabel) yang diproses dan
dibuat di pabrik menggunakan mesin. Sesuai namanya bata ini cukup
ringan, halus, serta memiliki tingkat kerataan yang baik.
Bata hebel atau sering disebut ‘bata ringan’
adalah jenis batu-bata dengan dengan bahan yang terkandung didalam
antara lain campuran dari pasir, semen, kimia busa, gypsum, kapur pasta
aluminium serta air. bata ini sering dipakai sebagai pondasi dasar
pembuatan dinding untuk berbagai pembangunan seperti hotel, perkantoran,
apartemen hingga rumah.
pembuatannya telah menggunakan mesin modern menjadikan jenis bata ini
semakin diminati baik oleh masyarakat maupun pihak developer. hal ini
karena bata hebel memiliki harga yang cukup terjangkau serta bobotnya
yang ringan, tentu proses pembangunan dapat dilakukan dengan lebih
efisien dengan bata jenis ini.
Untuk lebih mengetahui apa saja kelebihan dan kekurangan dari bata merah dan bata ringan, berikut rangkumkan untuk Anda :
A. BATA MERAH
+ Kelebihan Bata Merah
Untuk memasangnya tidak memerlukan keahlian khusus .
Bentuk dan ukurannya yang kecil sehingga memudahkan untuk pengangkutan.
Bentuknya yang kecil memudahkan untuk membuatbidang yang kecil
Harganya
Untuk memperolehnya mudah karena banyak yang menjual.
Untuk merekatkannya tidak perlu perekat
Tahan terhapat panas, sehingga dapat menjadi perlindungan terhadap api
– Kekurangan Bata Merah
Untuk membuat susunan pasangan bata yang rapi biasanya agak sulit.
Karena strukturnya yang dapat menyerap panas pada musim panas dan
menyerap dingin pada musim dingin, menjadikan suhu ruangan tidak stabil.
Karena ukuran siarnya besar-besar cenderung boros dalam penggunaan material perekatnya.
Karena proses produksinya manual membuat kualitas yang kurang
beragam dan juga ukuran yang jarang sama membuat waste-nya dapat lebih
banyak.
Karena bentuknya tidak presisi membuat dinding kurang rapi, maka
dibutuhkan pelsteran yang cukup tebal untuk menghasilkan dinding yang
cukup rata.
Memakan waktu pemasanganyang biasanya lebih lama.
Bata merah cukup berat, sehingga cukup membebani struktur yang menopangnya.
B. BATA RINGAN
+Kelebihan Bata Ringan
Memiliki bentuk, ukuran dan kualitas yang seragam sehingga dapat menghasilkan dinding yang rapi.
Dapat menghemat penggunaan perekat karena tidak memerlukan siar yang tebal.
Beban struktur lebih kecil karena lebih ringan dari pada bata biasa sehingga memudahkan dalam proses pengangkutannya.
Untuk waktu pelaksanaannya lebih cepat daripada pemakaian bata biasa.
Tidak memerlukan plesteran yang tebal, karena umumnya ditentukan hanya 2,5 cm saja.
Struktur kedap suara dan kedap air, sehingga kecil kemungkinan terjadinya rembesan air.
Kuat terhadap tekan yang tinggi sehingga mempunyai ketahanan yang baik terhadap gempa bumi.
– Kekurangan bata ringan
Karena ukurannya yang besar, untuk ukuran tanggung, membuang sisa cukup banyak.
Butuh perekat Biasanya digunakan semen instan, yang saat ini sudah tersedia di Supermarket Bahan Bangunan BJ Home Jogja.
Memerlukan keahlian khusus untuk memasangnya, karena jika tidak hasilnyasangat kelihatan tidak rapi.
Jika terkena air, maka untuk menjadi benar-benar kering dibutuhkan
waktu yang lebih lama dari bata biasa. Kalau tetap dipaksakan diplester
sebelum kering maka akan timbul bercak kuning pada plesterannya.
Harganyarelatif lebih mahal daripada bata merah.
Untuk mendapatkannya agak susah.
Hanya toko material besar yang menjual bata ringan ini dan penjualannya pun dalam volume besar.
Untuk lebih detilnya bisa saksikan video berikut untuk cara pemasangan bata ringan :
https://www.youtube.com/watch?v=ilQGeKLBjO0
KESIMPULAN
Bata
ringan memiliki bobot ringan namun memerlukan biaya dan bahan yang
cukup mahal, sedangkan untuk bata merah memiliki bobot lebih berat namun
dengan biaya pekerjaannya murah.dari hal tersebut bisa ditarik
kesimpulan bahwa untuk membangun bangunan rendah seperti rumah tinggal
disarankan ada baiknya untuk menggunakan material bata merah saja,
karena dapat menghemat pengeluaran untuk pekerjaan pemasangan dinding.
Sedangkan untuk proyek pembangunan bangunan tinggi disarankan lebih
baik untuk memakai material bata ringan sebagai pasangan dinding,
dikarenakan sifatnya yang ringan dapat mengurangi beban yang membebani
konstuksi untuk bangunan gedung sehingga dapat mengurangi biaya yang
dikeluarkan untuk struktur bangunan.
Sumber : https://www.qhomemart.com/blog/bata-ringan-jogja/
Bata ringan atau yang sering juga disebut dengan hebel merupakan suatu
inovasi terbaru dari dunia konstruksi modern. Jika Anda sedang
mendirikan bangunan, seringkali para pemborong menggunakan gabungan bata
merah dan bata putih untuk membuat dinding. Penggunaan bata ringan ini
tentunya bukan tanpa alasan, bata ringan atau hebel merupakan terobosan
terbaru dalam bahan bangunan yang efisien dan ramah lingkungan.
Sesuai dengan namanya, bata ringan memiliki bobot yang lebih ringan
dibanding bata merah biasa. Namun, jenis bata ini memiliki kekuatan
struktural yang luar biasa. Dalam artikel ini kami akan membahas lebih
jauh mengenai hebel, mulai dari definisi, kelebihan dan kekurangan,
hingga harga bata ringan.
Bata ringan atau hebel adalah jenis bata yang terbuat dari adonan
pasir, gypsum, semen, air, silika, batu kapur, serta aluminium bubuk.
Material tersebut diawetkan dengan cara dipanaskan dan diberi tekanan
tinggi.
Hebel memiliki nilai ekonomisnya tersendiri karena dapat digunakan
untuk bagian interior maupun eksterior ruangan. Bata ini menjadi populer
dan banyak digunakan untuk rumah modern saat ini karena kelebihannya,
mulai dari pemasangannya yang mudah hingga ketahanan yang kuat.
Kelebihan lain dari bata ringan adalah manfaatnya terhadap lingkungan
dan keberlanjutan.
A. Kelebihan Bata Ringan
1. Ramah Lingkungan
Kelebihan pertama dari pemakaian hebel adalah sifatnya yang ramah
lingkungan. Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, produksi bata ringan
tidak memerlukan banyak bahan baku dan energi yang memberikan dampak
positif bagi lingkungan.
Selain itu, hebelmampu membantu mengurangi konsumsi energi untuk
pemanasan atau pendinginan ruangan sehingga bisa hemat energi untuk
jangka panjang. Penggunaan hebel merupakan langkah dalam pemeliharaan
lingkungan yang sehat dan upaya mendukung dunia dalam mengurangi jejak
karbon.
2. Lebih Tahan Lama
Bata ringan merupakan inovasi terbaru pengganti bata merah. Tentu saja banyak hal yang di-upgrade
dan salah satunya adalah ketahanannya. Ketika sudah selesai pemasangan,
bata ringan memiliki umur yang lebih lama karena bahannya yang lebih
tahan akan api, jamur, dan keretakan.
Bata ringan terbuat dari gabungan berbagai bahan yang memberikan
sifat kokoh terbaik dalam bidangnya. Dalam beberapa kasus, hebel juga
sering digunakan karena sifatnya yang kedap suara dan kedap tekanan yang
tinggi. Oleh sebab itu, bata ringan lebih kuat menahan getaran gempa.
3. Bobot yang Ringan
Inovasi lain dari penggunaan hebel untuk rumah adalah bobotnya yang
ringan. Dibandingkan bata merah, habel memiliki bobot yang jauh lebih
ringan sehingga memudahkan dalam proses pemasangan. Bobotnya yang ringan
ini juga membantu dalam proses pengiriman bahan dari toko bangunan ke
rumah sehingga dapat mengurangi ongkos pengiriman. Meskipun memiliki
bobot yang ringan, ketahanan hebel tetap menjadi alasan pemilik rumah
menggunakan jenis bata ini.
4. Dapat Mengurangi Perubahan Suhu Ruangan yang Drastis
Material hebel memiliki keunikan karena dapat menyimpan suhu. Hal ini
dapat mengurangi perubahan suhu ruangan yang drastis sehingga
membuatnya menjadi tahan lama dan cocok untuk hampir segala ruangan.
5. Ukurannya Cenderung Lebih Besar
Hebel sendiri memiliki ukuran yang cukup besar dibandingkan bata
biasa. Anda dapat menemukan bata ringan dengan ukuran panjang 60 cm dan
lebar 20 cm dengan tebal bervariasi mulai dari 7,5 cm sampai 20 cm.
Dengan ukurannya yang besar ini, hebel banyak digunakan karena dapat
mempersingkat waktu pengerjaan.
6. Memiliki Nilai Ekonomis Tersendiri
Salah satu kelebihan hebel yang membuat banyak pemborong menggunakan
bahan ini adalah sisi ekonomisnya. Memang jika dibandingkan dengan bata
merah, bata ringan cenderung lebih mahal. Namun jika dihitung-hitung,
bata ringan yang mempunyai banyak kelebihan pada akhirnya membuat Anda
lebih hemat untuk jangka panjang.
Contohnya adalah pada bobotnya yang ringan, hal ini memudahkan dalam
proses pengiriman dan pemasangan sehingga dapat mengurangi banyak
pengeluaran, seperti ongkos kirim dan biaya sewa jasa tukang.
Kokohnya hebel juga membuat dinding lebih tahan lama sehingga lebih
hemat untuk jangka panjang. Ukurannya juga lebih besar dibandingkan bata
merah sehingga pembelian bata dapat dikurangi serta mempercepat proses
pemasangan.
B. Kekurangan Bata Ringan
1. Memerlukan Penanganan Ahli
Bata ringan merupakan inovasi bata yang unik dan tentunya memerlukan
tenaga ahli dalam proses pemasangan. Salah satu kekurangannya adalah
sifatnya yang rapuh selama proses pemasangan sehingga bata ringan harus
dipasang menggunakan tenaga ahli.
2. Mudah Retak dan Lapuk
Meskipun bata ringan kuat menahan gempa, api, dan jamur, jenis bata
ini tidak dapat menahan air terlalu banyak. Hal ini dikarenakan bahannya
yang mudah menyerap air sehingga mudah retak dan lapuk.
C. Perbedaan Bata Ringan dengan Bata Merah
Bata ringan merupakan inovasi baru dari bata merah. Tentu saja dalam
segi kualitas, hebel lebih baik dibandingkan bata merah. Akan tetapi,
bata merah juga memiliki kelebihannya tersendiri yang tidak dimiliki
hebel.
Salah satu yang paling mencolok adalah pada segi biaya. Bata merah
cenderung lebih murah dibandingkan hebel. Dalam hal biaya, harga per 1
meter kubik kedua material sangat jauh berbeda. Harga satuan untuk bata
merah mulai dari Rp650, sedangkan bata ringan dijual mulai dari
Rp6.000.
Harga bata ringan atau hebel berbeda-beda tergantung dari merk dan tempat pembelian. Anda juga bisa membeli bata ringan secara online melalui marketplace yang umumnya ada minimal pembelian. Berikut ini kisaran harga hebel seperti dilansir dari hargabeton.com. Namun, perlu diketahui jika harga di bawah ini bersifat estimasi dan ilustrasi. Harga asli dapat Anda cek melalui marketplace atau toko bahan bangunan terdekat.
No
JENIS BATU BATA UKURAN
HARGA
1
Bata Ringan hebel Per kubik
Rp750.000 /m3
2
Bata Ringan Voscon Per kubik
Rp650-1000 /m3
3
Bata Ringan 10x20x60 cm
1 biji
Rp10.000 /Biji
4
Bata Ringan 7,5x20x60 cm
1 biji
Rp7.800 /Biji
5
Bata Ringan 10x20x60 cm
Per Kubik
Rp750.000 /m3
6
Bata Ringan 7,5x20x60 cm
Per Kubik
Rp585.000 /m3
Demikian informasi seputar bata ringan atau hebel yang dapat Anda
gunakan saat renovasi rumah. Tak hanya membuat rumah lebih tahan lama,
penggunaan hebel juga bisa meningkatkan harga rumah setelah Anda
melakukan renovasi.
Sumber : https://pashouses.id/pages/panduan/living/bata-ringan/
Tidak
bisa dipungkiri, memiliki hunian yang nyaman untuk tempat tinggal
adalah impian dari semua orang. Untuk pertimbangan kenyamanan dalam
pemilihan tempat tinggal sendiri selain akses dan lokasi, salah satu
faktor yang membuat rumah menjadi nyaman adalah kualitas material
bangunan. Contohnya saat pemasangan bagian atap rumah, untuk memasang
atap tentunya dibutuhkan rangka atap yang kuat dan kokoh karena atap
menjadi bagian paling penting untuk melindungi penghuni dari cuaca panas
dan hujan. Saat ini produk baja ringan semakin banyak pilihan dipasaran
dengan berbagai merek dan kualitas yang berbeda.
Untuk itu, sebelum membeli perhatikan dengan baik dan cermat tips berikut:
1. Mengecek Kualitas Baja Ringan
Kini
banyak sekali macam baja ringan yang tersebar dipasaran seluruh
Indonesia. Namun, baja ringan yang aman digunakan tentunya harus yang
memiliki kualitas baik. Salah satunya dapat dilihat dari standar nilai
tegangan tarikan.
Agar
baja ringan kokoh menopang atap, nilai tegangan tarikan yang dimiliki
baja ringan setidaknya 550 Mpa. Apabila nilai tegangan tarikan semakin
kecil artinya tarikan yang dimiliki baja ringan semakin rendah. Hal ini
berpengaruh pada kekuatan baja ringan tersebut dalam menopang beban.
2. Menyesuaikan Rangka Baja Ringan Dengan Jenis Atap
Material
baja ringan memang memiliki berat yang ringan, sehingga dapat
memudahkan tukang saat pemasangan. Meski begitu, bukan berarti rangka
baja ringan hanya dapat digunakan untuk jenis atap galvalum saja. Dengan
menggunakan rangka baja ringan, Anda juga bisa membuat berbagai variasi
model atap sesuai keinginan. Hanya saja, Anda perlu menyesuaikan dengan
beban yang ditopang baja ringan. Berbagai jenis atap bisa Anda pakai
seperti genteng asbes, keramik, kaca, beton atau lainnya. Semakin berat
bobot penutup atap, maka baja ringan yang Anda perlukan semakin banyak
dengan tingkat ketebalan yang juga semakin tinggi.
3. Menyiapkan Jumlah Baja Ringan Yang Dibutuhkan
Hal
ini menjadikan baja ringan lebih mudah dipasang dalam berbagai bentuk
atap sebab lebih fleksibel. Meski begitu, apabila pemasangan baja ringan
tidak tepat, dapat menyebabkan resiko melengkung dan bahkan rangka atap
roboh. Maka dari itu, saat akan membangun rangka atap, siapkan
kebutuhan baja ringan yang memadai dan lakukan perhitungan kebutuhan
dengan baik, untuk menghindari resiko melengkung atau rubuh.
4. Memilih Baja Ringan Bergaransi
Pastikan
baja ringan yang Anda pilih dapat memberikan garansi material dan juga
menyatakan bahwa ketahanan baja ringan sudah diuji coba sesuai nilai
tegangan tarikan.
Sumber : https://blkp.co.id/blogs/detail/tips-memilih-baja-ringan-yang-baik-dan-berkualitas
Tukang Bangunan Cirebon merupakan kontraktor proyek bangunan yang sudah berpengalaman dan terpercaya. Hubungi Bapak Kusnadi (+62 821-2499-5071) bagi Anda yang ingin bekerjasama dengan kami.